Wajib Tahu! Bahaya Komplikasi Kolesterol Tinggi

Table of Contents
Bahaya komplikasi kolesterol tinggi sebaiknya sedini mungkin kita harus mengenalinya, karena dampak yang ditimbulkannya sangatlah fatal.

Bahaya Komplikasi Kolesterol Tinggi
Bahaya Komplikasi Kolesterol Tinggi

Yang perlu kita ketahui bersama, sejatinya kolesterol merupakan zat yang sangat baik dan juga sangat diperlukan oleh tubuh. Zat ini memiliki banyak fungsi, salah satunya untuk membantu dalam perkembangan jaringan otak dan syaraf.

Namun jika kondisi kolesterol pada tubuh kita berada pada kadar yang terlalu tinggi, hal ini dapat menimbulkan bahaya pada kesehatan tubuh kita dan dapat menimbulkan penyakit berbahaya seperti penyakit cardiovaskular (pembulu darah) seperti ; arteoklorosis, hipertensi, penyakit jantung, gagal ginjal, stroke, bahkan berujung pada kematian apabila tidak cepat ditangani dengan baik dan benar.

Wajib Tahu! Bahaya Komplikasi Kolesterol Tinggi

Untuk lebih memahami bahaya komplikasi kolesterol tinggi, maka disini akan kami uraikan secara singkat dan jelas.

Yuk simak ulasannya dibawah ini:

1. Penyempitan arteri ( arteosklorosis)

Arterosklorosis adalat penyakit dimana terjadi penyemitan akibat penyumbatan pembuluh darah akibat plak (Kolesterol LDL) yang akhirnya mengganggu aliaran darah. Bagian dalam arteri dilapisi oleh endothelium, lapisan sel tipis yang berfungsi menjaga arteri tetap kencang dan mulus.

Arteri yang mulus membuat peredaran darah ke jantung tetap lancar. Ketika endothelium rusak karena pengaruh tekanan darah tinggi, efek merokok, atau kolesterol tinggi, saat itulah plak mulai terbentuk.

Akibatnya arteri menjadi tebal dan tidak lentur sehingga menurunkan aliran darah ke jantung dan Otak. Resiko Arteoklorosis 2,5x lipat bila kadar kolesterol total ≥ 200mg/dL, Kadar LDL > 160 mg/dL, kadar HDL < 40 mg/dL, dan Trigliserida 200 mg/dL.

Bila penyempitan pembuluh darah trjadi di jantung maka, dapat mengakibatkan darah sulit untuk di transfer/sialirkan ke jantung dan akhirnya menyebabkan serangan jantung. Apabila ada penyumbatan pada pembuluh darah otak maka, akan menyebabkan stroke bahkan kematian mendadak.

2. Penyakit jantung koroner

Penyakit jantung Koroner merupakan tahap lanjut dari Arteoklorosis. Plak yang menempel pada pembuluh darah arteri koroner dapt menghalangi sirkulasi nutrisi dan Oksigen masuk melalui darah dan akhirnya dapat mengakibabkan Angina (Nyeri Dada) yang berpotensi pada serangan jantung.

Darah yang seharusnya masuk ke jantung akan terhambat oleh plak/lemak dapat pecah dan membentuk kerak darah (Trombus) sehingga keping kerak dapat terbentuk di tempat kontraksi yang akan merusak otot/jaringan pada jantung. Sehingga fungsi jantung melemah/ tidak optimal.

Gejala dan Ciri-ciri penyakit Jantung Koroner sebagai berikut:
  • Cepat merasa lelah dan banyak mengeluarkan keringat dalam melakukan aktivitas berat/ringan.
  • Nyeri di dada hingga dirasakan sampai tulang belakang, nyeri berlangsung 30 detik hingga 5 menit
  • Jantung berdebar cepat, pusing dan lemah
  • Sakit kepala apabila melihat cahaya kondisi ini terjadi karena penyimpangan sirkulasi darah.

3. Stroke

Stroke adalah penyakit dari gangguan saraf otak yang mnyebabkan kerja saraf pasif karena kekeurangan Oksigen yang menyebabkan sel-sel otak mati . Cerebrovascular deseas ( Penyakit pembuluh darah) dimana plak yang pecah di pembuluh darah dapat menyebabkan stroke, yang bisa berujung pada kerusakan otak.

Berikut ini tanda-tanda atau gejala jika seseorang mengalami serangan stroke:
  • Mati rasa pada wajah, lengan, kaki di satu sisi tubuh
  • Kebingungan dan masalah berbicara merupakan tanda-tanda seseorang mengalami stroke.
  • Pusing dan sakit kepala parah dan mengalami masalah berjalan
  • Hilang penglihatan di satu atau kedua mata.

4. Hipertensi

Hipertensi atau yang lebih dikenal dengan darah tinggi adalah sejenis penyakit yang ditandai meningkatnya tekanan darah. Hipertensi dapat disebkan oleh depresi dan kolesterol tinggi yang menyebabkan siklus darah tidak lancar sehingga, terjadi tekanan yang menyebabkan otak memproduksi hormon kortisol lebih banyak yang merupakan hormon emosi maka, emosi pun meningkat (sering marah-marah).

Hipertensi terjadi karena penyempitan arteri yang menyebabkan darah tidak lancar sehingga dapat terjadi komplikasi pada jantung. Yang mana tekanan darah normal 120/80 mmHg.

5. Diabetes Melitus (Tipe 2)

Penyakit gula (diabetes) merupakan penyakit kelebihan gula dalam darah . Gula mengandung lemak yang dapat dikelompokan sebagai lemak jahat bila kadarnya berlebihan yang dapat menyebabkan Hiperglikemik. Makanan yang mengandung gula dan pola hidup yang tidak sehat dapat memicu diabetes dan dpat berakhir pada kerusakan ginjal.

Mengatur pola makan adalah cara paling mudah agar terhindar dari bahaya komplikasi kolesterol tinggi, namun pola makan juga harus di barengi oleh gaya hidup sehat dengan selalu rajin untuk berolahraga secara teratur.

Posting Komentar